Jl. Laksana No. 55 L Medan Sumatera Utara, Konsultasi : Abu Syamil 0813 3535 1515

6

  1.  Tempat buang air besar dan kecil

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya tempat buang hajat itu disukai para syetan. Maka jika salah seorang dari kalian hendak masuk kamar mandi (WC), bacalah: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan.” (HR. Ahmad: 4/ 373, Ibnu Majah: 296, Ibnu Hibban: 1406, Al-Hakim: 1/ 187).

2 .  Kandang unta.

Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Shalatlah kalian di tempat peristirahatan (kandang) kambing & janganlah kalian shalat di tempat peristirahatan (kandang) unta, karena sesungguhnya unta itu diciptakan dari syetan.” (HR. Ahmad: 4/ 85, Ibnu Majah: 769 dan Ibnu Hibban: 5657).Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Penyebab dilarangnya shalat di kamar mandi, tempat peristirahatan (kandang) unta dan yang semisalnya adalah karena itu adalah tempat-tempat para syetan.” (Kitab Majmu Fatawa: 19/ 41).

3.  Lembah-lembah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Lembah-lembah adalah tempatnya kaum jin, karena sesungguhnya mereka lebih banyak ditemukan di lembah-lembah daripada di dataran tinggi.” (Kitab Majmu Fatawa: 19/ 33).

4. Tempat kotoran dan sampah.

Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullah: “Syetan ditemukan di tempat-tempat najis seperti kamar mandi dan WC, tempat sampah, kotoran serta pekuburan.” (Kitab Majmu Fatawa: 19/ 41).

5. Kuburan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Permukaan bumi itu semuanya masjid (bisa dijadikan tempat untuk shalat, pen) kecuali kuburan & kamar mandi.” (HR. Ahmad: 3/ 83, Abu Daud: 492, Tirmidzi: 317, Ibnu Hibban: 1699,  Al-Hakim: 1/ 251).Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: “Pada pekuburan itu terdapat sarana menuju kesyirikan sebagaimana pekuburan juga menjadi tempat mangkalnya para syetan.” (Kitab Majmu Fatawa: 19/ 41).

6. Tempat kosong dan rusak.
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam berkata: “Janganlah kamu tinggal di tempat yang jauh dari pemukiman, karena tinggal di tempat yang jauh dari pemukiman itu seperti tinggal di kuburan.” (HR. Bukhari dalam “Kitab Al-Adabul Mufrad: 579). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahulloh berkata: “Oleh karena itu, syetan banyak ditemukan di tempat yg telah rusak dan kosong.” (Kitab Majmu Fatawa: 19/ 40).

7. Lautan

Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya Iblis membangun singgahsananya di atas lautan, lalu dari situlah dia mengkoordinor pasukannya. (HR. Muslim: 2813).

8. Celah-celah di bukit.

Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam, “Janganlah salah seorang diantara kalian kencing di lubang…” Mereka berkata kepada Qatadah: “Apa yg menyebabkan dilarangnya kencing di lubang?” Dia berkata : “Itu adalah tempat tinggalnya jin”. (HR. Ahmad: 5/ 82, Abu Daud: 29, An-Nasa-i: 34, Al-Hakim: 1/ 186 dan Al-Baihaqi: 1/ 99).

9. Tempat-tempat kesyirikan, bid’ah dan kemaksiatan

Syetan ditemukan di tempat yang di dalamnya manusia melakukan kesyirikan, bid’ah & kemaksiatan. Tidaklah dilakukan bid’ah dan penyembahan kepada selain Allah subhaanahu wata’ala, kecuali syetan memiliki andil di dalamnya terhadap para pelakunya.

10. Rumah-rumah bergambar dan ada anjingnya

Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar.” (HR. Bukhari: 3226 dan Muslim: 2106). Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, karena sesungguhnya syetan itu lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim: 780, Ahmad: 2/ 337, Tirmidzi: 2877).

11. Pasar-pasar

Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah engkau menjadi orang pertama yang masuk pasar jika engkau mampu. Dan jangan pula menjadi orang paling terakhir yang keluar dari pasar, karena pasar itu adalah tempat beranak-pinaknya syetan dan disanalah ditancapkan benderanya.” (HR. Muslim: 2451).Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tempat di muka bumi ini yang paling disukai oleh Allah adalah masjid, dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar.” (HR. Muslim: 671).

12. Jalan-jalan dan lorong-lorong. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika telah datang malam, maka cegahlah anak-anak kalian untuk keluar rumah, karena sesungguhnya jin saat itu berkeliaran. Matikan lentera di saat tidur karena sesungguhnya binatang fasik (tikus) itu kadang menarik sumbu lampu sehingga membakar penghuni rumah tersebut”. (HR. Bukhari: 3303 dan Muslim: 2012). Wallohu a’lam.